Lawakan lokal versus luar

Hal yang berbeda dari lawakan lokal dan luar negeri kalo gw bilang adalah dari cara penyampaiannya: lawakan lokal lebih berusaha menampilkan hal-hal yang lucu lewat gerak tubuh yang sengaja dibuat konyol, pakaian dan tata rias yang mengesankan lucu, sedangkan lawakan luar (amerika) lebih banyak menggunakan permainan kata.

Waktu smp dulu, ada teman sekelas gw yang beberapa tahun sekolah (SD) di amrik, dia bilang sih emang sense humor orang barat ama orang Indonesia beda. Tentunya, kalo orang yang nggak nyambung nggak bakalan merasa lawakan itu lucu. Tadi gw baru nonton serial lama, "8 rules to date my teenage daughter", misalnya begini:

Roy: "I can't watch the sports that so violent" (sambil main video game)

Roy: "Yeah, I kill him, i kill him!"

Tapi sekarang, tepatnya mulai beberapa tahun yang lalu, beberapa acara komedi lokal banyak juga yang sudah mengadopsi gaya lawakan barat, mulai dari serial "Bajaj Bajuri", dan yang paling belakangan "Tawa Sutra XL", dan gw rasa gaya lawakannya masuk selera lokal, mungkin karena udah diadaptasi juga kali yah ..

:D

Leave a comment

1 Comments.

  1. *ralat:
    harusnya nama pemerannya Rory bukan Roy.